Wednesday, July 17, 2013

Cara Membuat Tempe


Pembuatan tempe secara tradisional biasanya menggunakan tepung tempe yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Sekarang pembuatan tempe ada juga yang menggunakan ragi tempe.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada proses pengolahan tempe agar diperoleh hasil yang baik ialah:







  1. Kedelai harus dipilih yang baik (tidak busuk) dan tidak kotor;
  2. Air harus jernih, tidak berbau dan tidak mengandung kuman penyakit;
  3. Cara pengerjaannya harus bersih;
  4. Bibit tempe (ragi tempe) harus dipilih yang masih aktif (bila diremas membentuk butiran halus atau tidak menggumpal). 
BAHAN
1) Kedelai 10 kg
2) Ragi tempe 20 gram (10 lempeng)
3) Air secukupnya

ALAT
1) Tampah besar
2) Ember
3) Keranjang
4) Rak bambu
5) Cetakan
6) Pengaduk kayu
7) Dandang
8) Karung goni
9) Tungku atau kompor
10) Daun pisang atau plastik

CARA PEMBUATAN
  1. Bersihkan kedelai kemudian rendam satu malam supaya kulitnya mudah lepas;
  2. Kupas kulit arinya dengan cara diinjak-injak. Bila ada, dapat menggunakan mesin pengupas kedelai;
  3. Setelah dikupas dan dicuci bersih, kukus dalam dandang selama 1 jam. Kemudian angkaat dan dinginkan dalam tampah besar;
  4. Setelah dingin, dicampur dengan ragi tempe sebanyak 20 gram;
  5. Masukkan campuran tersebut dalam cetakan yang dialasi plastik atau dibungkus dengan daun pisang. Daun atau plastik dilubangi agar jamur tempe mendapat udara dan dapat tumbuh dengan baik;
  6. Tumpuk cetakan dan tutup dengan karung goni supaya menjadi hangat. Setelah 1 malam jamur mulai tumbuh dan keluar panas;
  7. Ambil cetakan-cetakan tersebut dan letakkan diatas rak, berjajar satu lapis dan biarkan selama 1 malam;
  8. Keluarkan tempe dari cetakannya.

Catatan:
  1. Ruangan untuk membuat tempe harus bersih dan tidak harus terbuat dari tembok. Ruangan untuk pemeraman diberi jendela, agar udara dapat diatur dengan membuka atau menutup jendela tersebut. Di waktu musim hujan ruangan ini perlu diberi lampu agar suhu ruangan tidak terlalu dingin.
  2. Tempe mudah busuk setelah disimpan 2 ½ hari dalam keadaan terbungkus, oleh karena itu perlu diawetkan secara kering dengan cara sebagai berikut :
  3. Iris tempe dengan ketebalan ± ½ mm, keringkan dalam oven pada suhu750C selama 55 menit. Dengan cara pengawetan seperti ini produk tempe awetan yang dihasilkan tahan disimpan selama 3 sampai 5 minggu.
  4. Kandungan protein dan lemak tempe kedelai, masing-masing sebesar 22,5% dan 18%. Kebutuhan protein sebesar 55g/hari dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi tempe sebanyak 244,44 gram.


Diagram Alir Pembuatan 


Download ebook ""Cara Membuat Tempe" di sini

Related Post:

2 comments:

  1. POKER899 adalah salah satu situs poker online terbaik dan terpercaya. salah satu kunci kesuksesan poker899 adalah pelayanan yang sangat baik kepada para membernya mulai dari keramahan dan kecepatan dalam proses menjadi salah satu pelaynaan spesial yang diberikan poker899. dan kami memberikan pelayanan bonus yang sangat menarik, seperti berikut ini :

    -BONUS NEW MEMBER 10.000
    -BONUS REFERRAK 10%
    -BONUS ROLLINGAN 0.3-0.5% SETIAP MINGGUNYA
    -BONUS EVENT BULANAN(JIKA SEDANG ADA EVENT TERTENTU)

    LIVE CHAT : www,poker899,vip
    WHATSAPP : +855884660017
    LINE : POKER899


    AGEN POKER TERBAIK DIINDONESIA
    AGEN JUDI ONLINE BERKUALITAS
    AGEN POKER SANGAT AMAN TERPERCAYA
    AGEN OMAHA BERKUALITAS TERJAMIN AMAN
    BANDAR CEME TERPERCAYA TERBAIK
    POKER899
    AGEN DOMINO TERAMAN DAN TERPERCAYA
    BANDAR CAPSA YANG PALING AMAN

    ReplyDelete